Saya bekerja di sebuah hotel di Jawa Tengah. Baru baru ini saya mendapat kan pengalaman yang bisa dibilang kurang menyenagkan.Mungkin hal bisa dalam pekerjaan say untuk mendapat kan complain dari tamu.Namun terkadang sebagai mahluk tuhan kita memiliki perasaan dan susana hati yang berubah.
Saya mendapatkan pengalaman yang kurang menyenang kan dan saya ingin berbagi dengan anda semua.Saya bekerja pada shift 3 yang bertugas dari pukul 23.00 sampai pukul07.00.
Seperti biasa saya melakukan tugas melakukan pengarsipan dan pengecekan ulang data data tamu. Pada pukul 03.00 dini hari sya mendapatkan complain dari tamu yang tiba tiba datan dan memaki dengan nada tinggi dan marah payang berkata " kamar apa gudang ini kok tidak ada jendela?" tamu yang masih berpakain tidur. Dalam kondisi yang kaget saya mencoba menenang tamu yang dengan raut muka yang tegang dan marah saya menanyakan nama bapak dan dari kamar berapa pak untuk menanggulangi keluhan tamu! Tamu menjawab dengan ketus nya menyebut kan nomor kamar nya.saya masih coba menenangkan dan meminta maaf.
kondisa tamu memamng mendapat kan 2 kamar yang berbeda namun dengan tipe dan harga yang sama, salah satu kamar mendapatkan kamar yang mempunyai jendela da mendapatkan pemandangan keluar.
saya mengerti dan mencoba meminta maaf atas ketidnyamanan yang ada. Sepertinya tamu kurang puas untuk meluapkan emosinya. Beliau masih mengkomplain dengan mencerca hotel tempat saya bekerja.Tidak cukup Dengan itu seluruh anggota kelurga masih memaki dan mengancam akan memasuk kan semua ini ke surat pembaca! begitu mudah nya tamu mengancam dan memaki merasa tamu adalah raja menjadi sebuah magic word kata sakti yang membuat setiap orang menjadi tak berarti seperti sampah.
saya masih menrima semua makian dan cercaan dan ancaman di pagi buta oukul 03.00 pagi dari seluh anggota keluarga dari ayah ibu hingga anak mereka berumur 7 tahun saya baru merasa dilecehkan tak berharga hanya sebuah kantung sampah tempat mereka meluapkan amrah.
Saya masih melihat semua kondisi ini dari awal. Kenapa tamu Complaint? sebenar nya saya maklum tamu complain dengan alesan tersebut tapi Pertanyaan terbesar kenapa mereka Complaint pada Pukul 03.00pagi saat mereka bersiap siap akan check out.Kenapa tidak aat waktu check in?
Jika ada complait saat itu pasti dari pihak hotel dalam hal ini partner kerja saat shift sebelum saya pasti akan memberikan kamar lain atau di berikan solusi alternatif yang lain.Dan kenapa mereka denhan mudah memaki saya tanpa ada rasa kemanusia bahkan dengan anak mereka ini seperti di telanjangi buat saya! mengancam untuk di masukkan ke surat pembaca!
Bukan hal kecil jika nama saya atau hotel tempat saya bekerja masuk ke kolom surat pembaca yang berisikan compalint tamu sepihak. Apakah anda pernah memikirkan akibat konsekuensi dari anda saya dapat dengan mudah kehilangan pekerjaan! nama baik yang tercemarkan.
Begitu kuat dan hebat kat aTamu adalah Raja Buat mereka?
Anda harus tamu beberapa dasar untuk masuk ke hotel yang anda harus ketahui:
1.check intime minimal pukul 13.00 dan check out time 12.00 rata rata tergantung setiap hotel.
2. waktu check in anda akan dimint adeposit dan ktp atau tanda pengenal.
dari hotel kelas ecek ecek hingga bintang diamond pun pasti akan diminta deposit atau kartu kredit untuk jaminan tentunya sebagai itikad baik dari anda. Jadi anda tidak perlu mengertak menandingkan dengan hotel lain bahwa anda bisa keluar masuk dengan tan[pa memberikan jaminan apapun. Hal ini sering saya dapati! saya memiliki banyak cerita tentang hal ini.
3.waktu anda resrvasi atau memesan anda akan di minta depisit juga jika pun tidak anda akan di berikan realise time atau jangka waktu untuk masa pemesanan anda.jika anda melewati bats waktu yang diberikan untuk kedatangan anda maka kamar akan dijual ke tamu lain.Dan no tlphone sangat penting untuk konfirmasi dari anda. dan ingingat dengan kami memblokingkan kamar untuk adna pihak hotel tidak dapat menjual kamar tersebut ke pihak lain jadi konfirmasi anda sangat lah penting.
Ini hanyalah beberapa dari tata krama dari hotel yang anda perlu tau.masih ada beberapa lagi mungkin saya dapat membahas ini di lain hari.
Maksud saya menulis ini adalah cobalah menghargai orang lain. Kalimat Tamu adalah Raja sudah lah tidak tepat.Jika anda menjadi tamu yang sopan pastinya kami akan menjadi tuan rumah yang ramah sopan dan terbuka penuh dengan senyuman.
KAmi juga mempunyai hati jangan perlakukan kami seperti samsak tempat anda meluapkan amarah!
Jika anda mengalami ketidaknyamanan ungkapkanlah dengan sopan!
terimaksih
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar